January 31, 2011

Proud to be a Teacher

Baru saja aku mencari informasi mengenai "Gerakan Indonesia Mengajar" yang diprakarsai oleh Bpk Anies Baswedan dan voilaaa... google memang ahlinya dalam memberikan info-info terkini.

Dulu sempet niat pengen daftar GIM ini, tapi saya urungkan niat. Keadaan pada waktu itu sudah bekerja di satu perusahaan konsultan dan menjabat sebagai "anak baru". Gatel rasanya begitu tau ada kesempatan untuk mengajar di daerah-daerah terpencil. Apalagi gerakan ini dilakukan oleh banyak teman-teman seusia, dan memiliki visi yang sama di bawah bimbingan yang profesional.

Ternyata aku belum memiliki kebesaran hati untuk meninggalkan karirku disini. Bahkan untuk menerima pekerjaan sebagai guru TK pun, aku masih ragu. Sifat pejuangku masih di titik terendah jika dibandingkan pemuda-pemuda yang berangkat untuk memajukan anak-anak bangsa.

Namun, aku tidak perlu merasa kecil hati. Sejak tahun 2007, aku sudah mulai mengabdi pada pendidikan Indonesia, yang dalam hal ini, juga perlu diperhitungkan. Ya, pendidikan musik. Setiap individu memiliki caranya masing-masing untuk berkontribusi. Orang tuaku berkata, bahwa aku harus bisa membalas budi baik pendidikan yang sudah aku terima. Bukan membalas kepada guru atau orang tua yang sudah membiayai kita. Balaslah kepada adik-adikmu yang membutuhkan. Berikan mereka kesempatan yang sama, layaknya kamu juga pernah mendapatkannya.

Ketika sungkem dengan eyangku sejak kecil, aku selalu dibekali bahwa aku harus ikut turut serta membangun negeri ini, apapun caranya. Dan aku memilih untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Semampu dan sekuat batinku. Pengorbanan waktu dan tenaga bukan menjadi halangan.

Godaan selalu banyak mencoba melenyapkan naluriku. Tawaran pekerjaan lebih baik, gaji yang menjanjikan dan lain sebagainya. Perlahan-lahan aku mulai "berat sebelah". Aku mengesampingkan murid-muridku ketimbang karirku.

Semangatku mulai menipis, tidak lama kemudian aku membaca kutipan dari Pak Anies Baswedan bahwa " Pendidikan adalah gerakan mencerdaskan bangsa yang harus melibatkan semua orang. Ini semua didasarkan pada keyakinan kita bahwa mendidik adalah tugas setiap orang terdidik. "

Aku langsung tersentak. Pendidikan merupakan hak seluruh anak-anak Indonesia. Dan bagi siapa pun setiap pemuda Indonesia yang berasal dari kaum terdidik, juga memiliki tanggung jawab penuh untuk mengembalikan budi balas penerus-penerus mereka. Kembalikan lagi ilmu-ilmu tersebut kepada mereka yang sudah lama menantikan. Berikan anak-anak yang berada di garis depan Nusantara dan calon pemimpin bangsa ini untuk merasakan betapa berartinya bimbingan oleh Pemuda Indonesia yang berani.

Luar biasa... !!!

Kontribusiku mungkin tidak sebanyak teman-teman yang lain. Namun, setidaknya, aku berhasil membangun kepercayaan diri murid-murid kecilku. Memberikan mereka kesempatan untuk mengasah talenta musik yang begitu indah. Membentuk konsep diri menjadi pribadi yang unik. Melatih kreativitas mereka. Dan yang terpenting, memberikan rasa bangga terhadap Orang tua dan bangsanya.

Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang berpartisipasi pada Gerakan Indonesia Mengajar. Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan yang sudah memilih menjadi pendidik. Terima kasih kepada Mama yang juga seorang Guru Musik. Terima kasih kepada Eyang yang telah mencurahkan hampir seluruh hidupnya untuk mencerdaskan bangsa.

Apa yang sudah kita berikan kepada anak-anak bangsa, Insya Allah akan menuai kebaikan.

Godspeed
aretha

0 comments: